Medication Error

Medication Error (MedErr) adalah

Setiap kejadian yang dapat menyebabkan penggunaan obat yang tidak tepat atau membahayakan pasien ketika pengobatan masih dalam pengawasan profesional kesehatan, pasien, atau pengguna; dan dapat dicegah. Kesalahan obat berkaitan dengan praktik profesional, produk kesehatan, prosedur dan sistem pelayanan kesehatan, termasuk  peresepan, komunikasikan pesan, pelabelan produk, pengemasan dan nomenklatur, pencampuran dan peracikan, distribusi, administrasi, eduksi, pemantauan dan penggunaan.

National Coordinating Council for Medication Error Reporting and Prevention

Kesalahan obat mencakup kesalahan dalam penulisan resep, peracikan, pemberian obat, dan kepatuhan pasien.

American Society of Health System Pharmacist, 2003

Pemberian suatu dosis yang menyimpang dari resep/order dokter yang tertulis dalam kartu pengobatan pasien atau menyimpang dari kebijakan, prosedur, dan standar rumah sakit.

Charles J. Siregar

 MedErr dapat terjadi dalam setiap langkah penyiapan obat mulai dari proses pemilihan obat, permintaan melalui resep, pembacaan resep, formulasi obat, penyerahan obat kepada pasien hingga penggunaannya oleh pasien atau petugas kesehatan. Kesalahan yang dimaksud dapat berasal dari manusia maupun lemahnya sistem yang ada.

Dwiprahasto dan Kristin, 2008

Kematian akibat MedErr :  ± 7.000 kematian

Ekstrapolasi rata-rata kematian akibat MedErr di USA : 7.000 per tahun, 583 per bulan, 134 per minggu, 19 per hari, 0 per jam, 0 per menit, 0 per detik.

Institute of Medicine report

Kerugian akibat MeddErr

Menambah biaya perawatan è MedErr merugikan sekitar 1,5 juta orang tiap tahun dan menambah biaya perawatan RS sebesar US$ 3,5 milyar per tahun

IOMNA,2006

Meningkatkan risiko kecelakaan pada pasien hingga kematian è Diperkirakan 44.000 sampai 98.000 pasien meninggal dikarenakan kesalahan medis dan lebih dari 7.000 kematian disebabkan oleh MeddErr

IOM, 1999

Hilangnya produkivitas jangka panjang pada sebagian populasi pediatrik. Kehilangan waktu dan uang.

Davis,1995; Buck, 1999

Medikasi membutuhkan peran multidisiplin, dimulai dengan penulisan resep oleh dokter, interpretasi resep oleh apoteker, penyiapan dan administrasi pengobatan oleh perawat kepada pasien.

 

Image

Jenis MedErr  berdasarkan profesional kesehatan

Image

 Jenis dan frekuensi kejadian MedErr dalam peresepan

Rekomendasi untuk Manajemen & Staf Klinik Rumah Sakit dalam mencegah MedErr pada tahap

Prescribing :  Panitia Farmasi dan Terapi (PFT) harus mengembangkan suatu daftar singkatan baku yang disetujui untuk digunakan dalam pengorderan obat.

Dispensing : Membuat lingkungan kerja tempat pembuatan sediaan obat senyaman mungkin. Semua sediaan steril & nonsteril harus didispensing oleh IFRS bagi pasien individu, kecuali dalam situasi darurat. Apoteker & lainnya yg bertanggung jawab untuk memproses order obat harus mempunyai akses rutin utk informasi klinik mengenai pasien. Apoteker harus memelihara P3 utk semua pasien yang menerima pelayanan RS (baik rawat inap maupun ambulatori) untuk mengkonfirmasi resep dari dokter. Kepala IFRS & staf harus memastikan semua sediaan obat di RS bermutu & memiliki integritas tinggi. Sistem IFRS sebisa mungkin terkomputerisasi sehingga memungkinkan pengecekan obat secara otomatis. Kepala IFRS dengan bantuan PFT & bag. keperawatan perlu mengembangkan kebijakan & prosedur untuk distribusi yang efisien & aman dari semua obat & perlengkapan yg berkaitan bagi pasien. Semua sediaan steril & nonsteril harus didispensing oleh IFRS bagi pasien individu, kecuali dalam situasi darurat.

Administering :  Semua obat yang dihentikan atau tidak digunakan harus segera dikembalikan kepada IFRS. Penetapan waktu baku pemberian obat bagi RS oleh PFT dengan masukan dari IFRS & bag. Keperawatan. Penggunaan obat milik pasien atau obat rumah sedapat mungkin dihindari.

Tanggung Jawab Farmasi Rumah Sakit (FRS)

FRS harus menjamin bahwa semua perbekalan farmasi di RS disimpan dalam kondisi yang layak. FRS harus bertanggung jawab dalam pelabelan dan pengawasan obat yang disimpan di RS,  penyimpanan, penyiapan dan pendistribusian obat penelitian.

Baseline Statement, Global Conference on Future of Hospital Pharmacy, 2009

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: